TULUNGAGUNG – INDOSUARANEWS, Fasilitas indoor Gedung Olah Raga (GOR) Lembu Peteng Kabupaten Tulungagung dipastikan steril dari aktivitas publik hingga November 2026. Penutupan sementara tersebut dilakukan karena Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Tulungagung tengah melakukan peremajaan infrastruktur bagian dalam gedung.
Kepala Dispora Tulungagung, Achmad Mugiyono, mengatakan pembenahan kali ini difokuskan pada area interior GOR. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus memastikan sarana olahraga daerah tetap memenuhi aspek kelayakan dan keamanan bagi masyarakat.
“Fokus pengerjaan meliputi pembaruan lantai, penataan lorong, hingga optimalisasi lampu penerangan di dalam gedung. Pengerjaannya dijadwalkan berjalan selama tiga bulan, mulai September hingga November,” ungkap Achmad saat dihubungi, Selasa (8/9/2026).
Untuk mendukung pekerjaan tersebut, Pemkab Tulungagung mengalokasikan anggaran melalui APBD sebesar Rp350 juta. Anggaran tersebut merupakan hasil rasionalisasi dari usulan awal Dispora yang nilainya jauh lebih besar.
Achmad menjelaskan, sebelumnya Dispora mengusulkan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh, baik pada bagian interior maupun eksterior GOR Lembu Peteng.
“Awalnya kami mengajukan estimasi anggaran sekitar Rp2 miliar untuk menjangkau pembenahan area interior sekaligus eksterior. Namun, alokasi anggaran yang terealisasi saat ini Rp350 juta dan difokuskan penuh untuk area indoor,” jelasnya.
Penutupan sementara GOR tersebut berdampak terhadap sejumlah agenda masyarakat dan kegiatan olahraga yang sebelumnya telah terjadwal. Sedikitnya 21 agenda kegiatan selama periode Agustus hingga November 2026 harus dialihkan ke lokasi lain.
Dispora Tulungagung pun melakukan koordinasi dengan para panitia kegiatan yang terdampak. Para penyelenggara diberikan arahan serta pendampingan untuk mencari dan memindahkan kegiatan ke lokasi alternatif yang dinilai memadai.
“Seluruh penyelenggara acara yang terdampak sudah kami beri arahan dan pendampingan untuk memindahkan kegiatan mereka ke lokasi alternatif yang memadai,” tambah Achmad.
Meski operasional GOR dihentikan sementara, kondisi tersebut dipastikan tidak mengganggu capaian penerimaan daerah dari sektor pemanfaatan fasilitas tersebut.
Dispora Tulungagung mencatat target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari retribusi pemanfaatan GOR Lembu Peteng telah terpenuhi sebelum proses penutupan dimulai.
“Target PAD dari GOR Lembu Peteng sebesar Rp100 juta sudah terhimpun penuh 100 persen memasuki bulan September ini,” pungkas Achmad.
Dengan adanya peremajaan tersebut, Dispora berharap GOR Lembu Peteng nantinya dapat kembali dimanfaatkan masyarakat dengan kondisi fasilitas yang lebih nyaman dan layak, sekaligus mendukung berbagai kegiatan olahraga maupun aktivitas masyarakat di Kabupaten Tulungagung.
( Udin )
Editor : Bayu NR

Digitalisasi Pengelolaan Pajak PBB-P2, Penjabat Sekda Trenggalek, Triadi Admono Berharap Tingkatkan Akurasi, PAD dan Mudahkan Wajib Pajak
Resmikan CT Scan RSUD Campurdarat, Plt Bupati Tulungagung Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Optimal
Plt. Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Perkuat Kerukunan Lewat Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
💬 Diskusi & Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan atau opini Anda!
Tinggalkan Komentar